Ada Kirab Budaya 27 Provinsi, Jalur Surken Bogor Ditutup Total Mulai Sore Ini

Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus lalu lintas dan penataan parkir menjelang kirab budaya

Rekam24.com, Bogor – Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus lalu lintas dan penataan parkir menjelang kirab budaya yang akan melintasi kawasan Suryakencana hingga Batutulis, Rabu malam (6/5/26). Pensterilan jalan dari kendaraan parkir dimulai sejak sore hari guna menjamin kelancaran iring-iringan peserta dari 27 provinsi.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa fokus utama pengaturan ini adalah mobilisasi 25 bus pengangkut peserta. Bus tersebut dijadwalkan melakukan drop-off di titik awal sebelum diarahkan menuju kantong parkir di Terminal Baranangsiang.

“Ada kurang lebih 25 bus yang akan melakukan drop. Setelah itu, bus ditampung di Terminal Baranangsiang. Mulai pukul 20.00 WIB ke atas, area Jalan Roda sampai Warung Bogor akan disterilkan total untuk parkir bus yang menjemput peserta,” ujar Sujatmiko.

Baca Juga : Kembalinya Mahkota Binokasih ke Bumi Pajajaran: Simak Rute dan Jadwal Kirab Budaya Akbar di Bogor

Iring-iringan kirab dijadwalkan mulai bergerak pada pukul 18.30 WIB. Menjelang keberangkatan, akses di kawasan Suryakencana (Surken) akan ditutup total bagi kendaraan umum. Namun, untuk area Batutulis, petugas masih memberlakukan sistem pembagian jalan menggunakan traffic cone agar arus lalu lintas masyarakat tetap bisa mengalir di sisi kanan.

“Masyarakat diimbau tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan sepanjang rute, mulai dari Jalan Surken, Siliwangi, hingga Batutulis. Kami mulai menyisir dan membersihkan parkir liar sejak pukul 17.00 WIB,” tegasnya.

Terkait fasilitas bagi penonton, Sujatmiko menekankan tidak ada kantong parkir khusus di badan jalan. Warga diminta memanfaatkan gedung parkir atau area off-street di pertokoan sekitar, termasuk Mall BTM.

Baca Juga : Danrem 061/Suryakancana Dorong Aparatur Bangun Narasi Positif, Lawan Hoaks dengan Konten Nyata

“Badan jalan harus steril karena akan digunakan untuk atraksi tari-tarian. Penonton kami minta tertib di atas trotoar agar tidak mengganggu jalannya helaran,” tambahnya.

Guna memastikan keamanan, 150 personel telah diplot di berbagai simpang krusial, di antaranya:

Simpang Surken: 7 Personel

Simpang Ngesti: 3 Personel

Simpang Gang Aut: 8 Personel

Jalan Siliwangi: 10 Personel

Simpang Ahoy & Dreded: masing-masing 5 Personel

Simpang Batutulis/Museum Pajajaran: 20 Personel

Petugas akan berjaga penuh di setiap akses simpang untuk mengendalikan arus lalu lintas dan memandu masyarakat agar tetap berada di area aman selama acara berlangsung.

(Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *