Etomidat dan Happy Water Masuk Bogor, Polres Bongkar Peredaran Narkoba Varian Baru

Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika jenis baru berupa etomidat dan happy water di wilayah Kabupaten Bogor.

Rekam24.com, Bogor – Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika jenis baru berupa etomidat dan happy water di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang tersangka berinisial EJ serta menyita 65 cartridge etomidat dan 70 bungkus happy water yang diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah.

Kapolres Bogor AKBP Whika Ardilestanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan di Perum Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri. Menurutnya, ini merupakan kali pertama Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor menemukan peredaran etomidat di wilayah Kabupaten Bogor.

Dari hasil pengungkapan tersebut kami mengamankan satu pelaku berinisial EJ dengan barang bukti sebanyak 65 cartridge etomidat dan 70 bungkus happy water. Ini merupakan temuan baru karena sebelumnya kami belum pernah mengungkap peredaran etomidat di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Whika.

Baca Juga : Bendung Katulampa 0 Cm, Pakar IPB Ungkap Penyebab dan Solusi Krisis Air di Bogor

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diketahui telah mengedarkan narkotika tersebut selama kurang lebih dua bulan di wilayah Kabupaten Bogor.

Kapolres menjelaskan, etomidat dikemas dalam bentuk cartridge yang digunakan pada rokok elektrik atau vape. Harga jualnya pun tergolong sangat tinggi, yakni berkisar antara Rp4 juta hingga Rp6 juta per cartridge.

Yang kami temukan dijual sekitar Rp6 juta per cartridge. Padahal satu cartridge hanya digunakan sekitar 40 kali hisapan. Ini tentu sangat mengkhawatirkan karena barang dengan harga semahal ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor, katanya.

Selain etomidat, polisi juga menyita 70 bungkus happy water yang dipasarkan dengan harga sekitar Rp600 ribu per bungkus.

Baca Juga : Rogoh Kocek Pribadi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Serahkan Perahu Karet Tangani Banjir di Cibinong

Menurut Whika, peredaran happy water sebelumnya lebih banyak ditemukan di wilayah Jakarta. Namun, kini barang tersebut mulai beredar di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Gunung Putri dan Citeureup.

“Happy water juga sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor. Ini menjadi perhatian karena sebelumnya lebih banyak ditemukan di Jakarta. Kini kami menemukannya di wilayah Gunung Putri dan Citeureup,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peredaran kedua jenis narkotika tersebut ditemukan di kawasan dengan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi, seperti Gunung Putri dan Citeureup, yang memiliki banyak kawasan permukiman dan pusat kegiatan masyarakat.

Polres Bogor memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pemasok maupun pengedar narkotika tersebut. Polisi juga akan meningkatkan pengawasan guna mencegah penyebaran narkotika jenis baru di wilayah Kabupaten Bogor.

Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan sekitar agar dapat segera ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *