Rekam24.com, Bekasi – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk mengevaluasi palang pintu perlintasan sebidang kereta api dan mematangkan rencana pembangunan Flyover Bekasi Timur pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Komisi II yang menyoroti urgensi peningkatan keselamatan di perlintasan kereta, sekaligus percepatan infrastruktur guna mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Bekasi Timur.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Latu Har Hary, S.Sn., didampingi Wakil Ketua Yenny Kristianti, S.E., dan Sekretaris Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M. Turut hadir para Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, yaitu Oloan Nababan, S.E., H. Anton, S.Kom., H. Suryo Harjo, dan Sodikin, S.H.
Baca Juga : Ketua DPRD Bekasi Hadiri Pelantikan HILLSI: Dorong LPK Cetak SDM Berdaya Saing Global
Untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif, Komisi II sengaja menghadirkan sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Di antaranya adalah Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk memetakan potensi risiko keselamatan di perlintasan rel, serta meninjau kesiapan teknis maupun administratif terkait proyek flyover tersebut.
Melalui rapat kerja ini, Komisi II DPRD Kota Bekasi berharap dapat merumuskan solusi strategis yang efektif dan berkelanjutan. Target utamanya adalah menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas transportasi di Kota Bekasi.









