MENTAN AMRAN NGAMUK! Mahasiswa UMRI: “Sayur Saya Gantung, Susah Banget Cari Pupuk!” – Langsung Disuruh Kirim + Ancam Copot Manajer Ugal-ugalan!

Mentan Amran Sulaiman
Mentan Amran Sulaiman

Vid30s, Pekanbaru – Heboh di kampus! Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) nekat menghampiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai kuliah umum, lalu curhat dengan suara hampir putus asa:

“Sayur lagi gantung itu, Pak… susahnya mencari pupuk, Pak!”

Bacaan Lainnya

Bukan hanya mengeluh soal dirinya sendiri, mahasiswa itu juga bilang orang tuanya di Kabupaten Kampar ikut merasakan penderitaan yang sama, apalagi saat banjir datang.

Reaksi Mentan Amran? Langsung berubah serius. Ia berhenti, menatap mahasiswa itu, lalu bertanya lokasi pertaniannya. Begitu dengar jawabannya “Kampar”, Mentan langsung angkat bicara tanpa ragu:

“Insyaallah pasti dikirim pupuk.”

Tak berhenti di situ, Mentan Amran langsung minta nomor HP mahasiswa tersebut dan memerintahkan stafnya:

“Oke. Nanti pupuk. Amankan. Ini ambil nomor HP-nya.”

Suasana jadi semakin panas ketika Mentan Amran mengeluarkan pernyataan pedas yang langsung bikin heboh:

“Yang kemarin jual mahal pupuk, kemudian tidak diberikan pupuk, manajernya ugal-ugalan, saya beri hadiah copot di tempat!”

Mentan Amran juga tak segan memotivasi mahasiswa itu dengan gaya khasnya:

“Kamu nanti jadi petani, ya?”
“Siap!”
“Tapi petani yang berdasi kayak kalian sekarang. Bosnya petani.”

Dalam kesempatan itu, Mentan Amran menekankan bahwa pemerintah wajib jadi pelayan rakyat, termasuk mahasiswa yang berani terjun ke dunia pertanian.

“Nggak boleh. Kami ini pelayan rakyat. Kami pelayan mahasiswa. Jiwa ragaku untuk rakyat Indonesia, untuk mahasiswa Indonesia.”

Kejadian spontan ini terjadi Kamis (17 September 2026) di sela kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan MASTA UMRI. Respons cepat Mentan Amran ini dianggap banyak pihak sebagai bukti bahwa keluhan rakyat kecil masih didengar langsung oleh pejabat tinggi.

Apakah ini hanya janji manis atau benar-benar akan ada pupuk yang sampai ke tangan mahasiswa itu dalam waktu dekat? Publik menanti buktinya.

Kalau kamu setuju Mentan harus lebih sering “turun tangan” seperti ini, langsung share berita ini!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *