Pemerintah Siap Hadapi El Nino Godzilla dengan Stok Pangan Kuat

Amran Sulaiman memastikan kesiapan stok pangan nasional dan infrastruktur pertanian menghadapi fenomena iklim El Nino Godzilla

Rekam24.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Merdeka hari ini untuk memastikan kesiapan stok pangan nasional dan infrastruktur pertanian menghadapi fenomena iklim El Nino Godzilla yang diprediksi akan berdampak signifikan.

Usai pertemuan, Mentan Amran menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi aman. Stok beras nasional hingga Juni 2026 mencapai sekitar 5,2 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional beberapa bulan ke depan.

“Ditambah beras di tingkat rumah tangga, hotel, dan restoran yang diperkirakan mencapai 12,5 juta ton, total cadangan pangan kita bisa mencukupi untuk 10 hingga 11 bulan ke depan. Artinya, aman sampai bulan April tahun depan,” jelas Mentan Amran.

Baca Juga : Hotel Sultan Resmi Dikosongkan, 15 Bangunan dan Lahan GBK Diambil Alih Negara

Selain cadangan pangan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi melalui infrastruktur pertanian. Upaya ini meliputi pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan, serta pencetakan sawah baru.

“Optimalisasi lahan rawa dari satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen, serta program cetak sawah terus dilanjutkan. Ini semua adalah langkah konkret kami untuk memitigasi risiko El Nino Godzilla,” tambah Amran.

Di sektor peternakan, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga telur melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk peternak dan Badan Gizi Nasional (BGN). Amran menyampaikan usulan untuk meningkatkan konsumsi telur dan ayam di masyarakat guna mendukung harga yang wajar.

Baca Juga : Ada Gangguan Pembangkit, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir 5 Jam di Wilayah Bogor Hari Ini

Pemerintah juga terus mempercepat program hilirisasi hortikultura, khususnya kopi, kelapa, dan tebu, serta melanjutkan penyaluran berbagai bantuan ke daerah. Total luas lahan yang akan mendapat bantuan pada tahun 2026 mencapai 870 ribu hektare, termasuk di seluruh kabupaten di Papua.

“Bantuan berupa hibah traktor, program sawah, dan cetak sawah baru akan kami lanjutkan sesuai arahan Bapak Presiden. Total bantuan ke Papua mencapai Rp5,5 triliun lebih. Ini adalah bentuk dukungan langsung kami kepada rakyat,” pungkas Mentan Amran.

Dengan cadangan pangan yang kuat dan infrastruktur pertanian yang terus diperkuat, pemerintah optimistis Indonesia mampu menghadapi ancaman El Nino Godzilla sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *