Pemkot Bogor Jalin Komunikasi Dengan IPB dan BRIN Atasi Kebakaran di TPAS Galuga

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Foto/Maya Melina
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Foto/Maya Melina

Rekam24.com, Bogor – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga masih dalam penanganan setelah memasuki hari ketujuh. Pemerintah Kota Bogor terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah dampak kebakaran meluas.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Pemkot Bogor terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk mencari strategi paling efektif dalam menangani kebakaran di kawasan TPAS Galuga.

Bacaan Lainnya

Salah satu langkah yang tengah dimatangkan adalah kemungkinan penggunaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau penyemaian awan untuk membantu proses pemadaman.

Dalam upaya mempercepat penanganan, Pemkot Bogor menjalin komunikasi dengan sejumlah lembaga, di antaranya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta akademisi IPB University.

Baca Juga : KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 243 Orang di Kapal: 115 Dievakuasi, 1 Meninggal

Koordinasi juga dilakukan dengan TNI Angkatan Udara melalui Lanud Atang Sendjaja (ATS) terkait kemungkinan pelaksanaan pemadaman melalui udara maupun modifikasi cuaca.

Namun, penerapan strategi tersebut membutuhkan sejumlah penyesuaian teknis di lapangan.

Salah satu pertimbangannya adalah kondisi awan yang harus memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan TMC. Selain itu, ketersediaan armada penanggulangan bencana di tingkat nasional juga menjadi salah satu tantangan.

Dedie menjelaskan, kebakaran lahan dan kawasan lainnya akibat kondisi musim kemarau terjadi secara bersamaan di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga : Bupati Bogor Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Beberapa wilayah di Kalimantan dan Sumatra juga menghadapi persoalan kebakaran sehingga sumber daya dan armada udara pemerintah pusat harus disesuaikan dengan tingkat prioritas penanganan di masing-masing daerah.

Kondisi tersebut membuat rencana penggunaan armada udara untuk membantu penanganan kebakaran TPAS Galuga harus disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan di lapangan.

Meski menghadapi keterbatasan armada udara, tim gabungan di kawasan TPAS Galuga tetap memaksimalkan upaya pemadaman dari darat.

Baca Juga : TPAS Galuga Terbakar Lagi, Damkar Kota Bogor Fokus Padamkan Titik Api Baru di Sisi Selatan

Petugas melakukan penyiraman air secara masif sekaligus melakukan penyekatan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain, termasuk kawasan permukiman warga.

Upaya pemadaman terus dilakukan secara bertahap sambil memantau kondisi di sekitar lokasi kebakaran.

Kebakaran yang berlangsung selama beberapa hari membuat masyarakat di sekitar TPAS Galuga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap.

Pemkot Bogor mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara di sekitar tempat tinggal masih terdampak asap.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian penanganan dapat berjalan efektif sehingga kebakaran di TPAS Galuga dapat segera dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.

Pemkot Bogor bersama tim gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi hingga kondisi dinyatakan aman.

Kata kunci: kebakaran TPAS Galuga, TPAS Galuga terbakar, kebakaran Galuga, kebakaran Bogor, TPAS Galuga hari ke-7, Pemkot Bogor, Dedie A Rachim, modifikasi cuaca Galuga, TMC Bogor, kebakaran tempat pembuangan sampah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *