Penggeledahan KPK di Pemkab Bogor, Bupati Rudy Minta Publik Tak Buat Opini Sendiri

Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta publik tidak membuat opini sendiri terkait penggeledahan KPK di Pemkab Bogor

Rekam24.com, Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan atau opini sendiri terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Rudy meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang dilakukan KPK serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Hal tersebut disampaikan Rudy menyusul rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di lingkungan Pemkab Bogor dalam beberapa hari terakhir.

“Kita Pemerintah Kabupaten Bogor tunduk patuh terhadap ketentuan perundang-undangan. Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, biarkan proses hukum berjalan, biarkan aparat penegak hukum melakukan tahapan dan langkah-langkahnya,” kata Rudy.

Baca Juga : Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP di DTSEN, Cara Update Data Jika Tidak Sesuai

Rudy menegaskan Pemkab Bogor menghormati seluruh tahapan proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum.

Ia juga meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, perkembangan terkait proses hukum tersebut sebaiknya menunggu keterangan resmi dari KPK.

“Tidak perlu membuat opini-opini sendiri. Nanti hasil akhirnya dari KPK akan menyampaikan rilisnya secara langsung. Kita pun akan terbantu dari pihak KPK, dari juru bicara KPK yang selalu menyampaikan update perkembangannya,” ujarnya.

Menurut Rudy, Pemkab Bogor tetap memiliki komitmen untuk membangun daerah sekaligus bersama-sama mencegah dan memberantas praktik korupsi.

Baca Juga : Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026

Di tengah proses hukum yang sedang berlangsung, Rudy memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu.

Ia meminta seluruh aparatur Pemkab Bogor tetap menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan publik seperti biasa.

“Pelayanan tidak boleh terganggu sama sekali. Kita ingin Bogornya maju, kita ingin konektivitas antara wilayah tetap terbangun,” katanya.

Rudy juga meminta seluruh jajaran Pemkab Bogor tidak takut menjalankan tugas sepanjang dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Sita Dokumen Pengadaan Barang dan Jasa

Rudy mengatakan sejumlah agenda pembangunan di Kabupaten Bogor tetap harus berjalan. Salah satunya pembangunan konektivitas Jalan Tegar Beriman dengan wilayah Bojonggede-Kemang.

Selain itu, Pemkab Bogor juga terus mendorong pembangunan poros baru menuju kawasan Cisarua di wilayah selatan serta rencana konektivitas Jalan Malasari menuju Sukabumi di wilayah barat.

Pembangunan di wilayah Bogor Timur melalui jalur Transyogi juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Jalur tersebut ditargetkan dapat terhubung dengan pusat ekonomi baru.

Menurut Rudy, pembangunan dan penguatan ekonomi di wilayah barat Kabupaten Bogor juga harus tetap berjalan demi kepentingan masyarakat.

“Kasihan masyarakat. Kita juga jumlah penduduk terbesar se-Indonesia. Jangan sampai beberapa persoalan, jangan sampai beberapa permasalahan di Kabupaten Bogor akhirnya membuat beberapa penyelenggara pemerintah yang lain takut untuk melangkah,” tuturnya.

Rudy kembali mengajak seluruh jajaran Pemkab Bogor tetap bekerja secara profesional sembari menghormati proses hukum yang tengah dilakukan KPK.

Ia juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya tanpa intervensi.

“Kalau kita sayang terhadap Kabupaten Bogor, kita ingin Bogornya maju, kita ingin Bogornya terbangun, jangan membuat opini-opini sendiri. Biarkan aparat penegak hukum bekerja tanpa intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.

Rudy menegaskan Pemkab Bogor akan tetap menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat sembari mengikuti perkembangan proses hukum yang dilakukan KPK.

“Kita berikan semangat bersama-sama dan kita hormat dengan proses hukum yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *