1.951 Pasien Kanker Terdeteksi di Kota Bogor, YKI Galang Dana Bangun Rumah Sahabat Kanker

YKI Kota Bogor menggalang dana untuk membangun Rumah Sahabat Kanker di Kayumanis. Sebanyak 1.951 pasien kanker tercatat dalam pendataan YKI.

Rekam24.com, Bogor – Sebanyak 1.951 pasien kanker tercatat dalam pendataan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor. Data tersebut menjadi salah satu alasan YKI Kota Bogor menggalang dukungan untuk membangun Rumah Sahabat Kanker di wilayah Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Rumah Sahabat Kanker dirancang sebagai tempat singgah sementara bagi pasien kanker dan keluarga selama menjalani rangkaian pengobatan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit rujukan.

Rencana pembangunan fasilitas tersebut disiapkan di atas lahan fasilitas umum (fasum) Kelurahan Kayumanis, RW 09. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap awal, termasuk survei lokasi dan pengumpulan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga : KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Sita Dokumen Pengadaan Barang dan Jasa

Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim, mengatakan keberadaan rumah singgah tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan nyata kepada pasien maupun keluarga yang mendampingi selama masa pengobatan.

“Pasien memerlukan treatment dan pengobatan yang cukup panjang. Kehadiran Rumah Sahabat Kanker ini diharapkan dapat memangkas jarak dan mempermudah akses mereka ke fasilitas kesehatan, terutama bagi pasien yang berdomisili jauh,” ujar Yantie saat acara penggalangan dana di Puri Begawan, Kota Bogor.

Berdasarkan pencatatan YKI Kota Bogor, terdapat 1.951 pasien kanker yang terdata di wilayah Kota Bogor.

Baca Juga : KPK Geledah Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa

Dari data tersebut, beberapa jenis kanker tercatat paling banyak ditemukan, yakni kanker payudara, kanker leher rahim atau serviks, serta kanker usus besar atau kolorektal.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Bogor Barat menjadi salah satu kawasan dengan jumlah kasus terbanyak berdasarkan data pencatatan YKI Kota Bogor.

Data tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap dukungan bagi pasien kanker tidak hanya berkaitan dengan pengobatan medis, tetapi juga persoalan akses, transportasi, kebutuhan pendampingan hingga kondisi sosial dan psikologis pasien.

YKI Kota Bogor menargetkan Rumah Sahabat Kanker nantinya dapat memberikan layanan tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga : Pohon Pule Tumbang di Babakan Bogor Tengah, Tim Gabungan Evakuasi Material

Selain menjadi tempat tinggal sementara, fasilitas tersebut juga diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pasien dari keluarga prasejahtera.

Bantuan yang disiapkan antara lain transportasi pulang-pergi menuju rumah sakit rujukan, bahan habis pakai (BHP), kebutuhan medis seperti kantong stoma dan pengganti balutan luka, hingga obat-obatan tertentu yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Dukungan juga akan diberikan dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien serta pendampingan selama menjalani pengobatan.

YKI Kota Bogor juga menyiapkan layanan perawatan luka melalui kerja sama dengan puskesmas setempat. Selain itu, ruang berbagi atau sharing session akan menjadi bagian dari program untuk membantu pasien dan penyintas kanker saling memberikan dukungan.

Untuk merealisasikan Rumah Sahabat Kanker, YKI Kota Bogor membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, komunitas maupun masyarakat.

Kegiatan penggalangan dana yang digelar di Puri Begawan turut dihadiri perwakilan YKI Pusat dan YKI Jawa Barat serta jajaran pemerintah kecamatan se-Kota Bogor.

Dukungan juga datang dari sejumlah figur publik, termasuk penyintas kanker Aldi Taher dan Yuni Shara yang hadir memberikan testimoni serta dukungan moral bagi gerakan tersebut.

YKI Kota Bogor berharap dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat pembangunan Rumah Sahabat Kanker sehingga fasilitas tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh pasien dan keluarga yang membutuhkan.

Bagi pasien kanker, keberadaan rumah singgah diharapkan bukan hanya membantu mengurangi persoalan jarak menuju fasilitas kesehatan, tetapi juga memberikan ruang yang lebih aman untuk beristirahat dan memperoleh pendampingan selama menjalani proses pengobatan.

Saat ini pembangunan masih dalam tahap persiapan. YKI Kota Bogor optimistis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dapat mewujudkan Rumah Sahabat Kanker sebagai fasilitas sosial yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat.

(Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *