Sambut 1 Muharram 1448 H, Ini Doa Awal Tahun dan Amalan Utamanya

Waktu bergulir begitu cepat. Umat Islam akan segera menyambut pergantian tahun baru kalender Hijriyah, yakni 1 Muharram 1448 H.

Rekam24.com, Jakarta – Waktu bergulir begitu cepat. Umat Islam akan segera menyambut pergantian tahun baru kalender Hijriyah, yakni 1 Muharram 1448 H.

Momen pergantian tahun ini bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan waktu yang sangat tepat untuk muhasabah (introspeksi diri), memperbaiki kualitas keimanan, dan melangitkan harapan baru.

Agar perjalanan hidup selama satu tahun ke depan senantiasa berada dalam lindungan dan rida Allah SWT, umat Islam sangat dianjurkan membaca doa awal tahun sebagai amalan pembuka.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lari, IPB RUN 2026 Satukan Semangat Sehat dan Aksi Lestari

Berikut panduan doa dan amalan yang bisa Anda persiapkan untuk menyambut 1 Muharram 1448 H.

Bacaan Doa Awal Tahun Hijriya

 Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu’awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Baca Juga : FIFA Larang Bahasa Spanyol di Piala Dunia 2026

Amalan Utama di Bulan Muharram

Selain melantunkan doa, bulan Muharram sebagai salah satu Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan) sangat baik diisi dengan amalan puasa sunnah.

Imam Al-Qurthubi, sebagaimana dikutip As-Suyuthi dalam Ad-Dibaj ‘ala Shahih Muslim, menjelaskan tentang keutamaan mengawali tahun dengan berpuasa: “Puasa Muharram lebih utama dikarenakan awal tahun. Alangkah baiknya mengawali tahun baru dengan berpuasa, sebab puasa termasuk amalan yang paling utama.”

Merujuk pada Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah oleh Nur Solikhin, berpuasa di bulan Muharram adalah sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga : Toko Agen Telur di Bogor Selatan Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp25 Juta

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram. Sedangkan sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim).

Salah satu puasa yang paling ditekankan di bulan ini adalah Puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Kata “Asyura” sendiri secara bahasa berasal dari kata asyara yang berarti sepuluh.

Mari persiapkan diri menyambut tahun baru 1448 Hijriyah dengan lembaran amal yang bersih. Semoga Allah SWT membimbing langkah kita di tahun yang baru ini menjadi insan yang lebih bertakwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *