Rekam24.com, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, melakukan tinjauan langsung terhadap penerapan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Jumat (10/04/2026).
Dalam kunjungannya, Bima memperingatkan para ASN agar tidak menyalahgunakan kebijakan ini untuk sekadar jalan-jalan.
Bima Arya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bogor yang dinilai telah siap secara infrastruktur teknologi.
Baca Juga : Bocah yang Hanyut Ditemukan Meninggal di Sungai Ciesek Megamendung Bogor
Pengawasan ASN yang menjalankan WFH dipantau ketat melalui aplikasi e-Kinerja, di mana para pegawai wajib melakukan absensi tiga kali sehari dengan koordinat lokasi yang harus sesuai dengan alamat rumah.
“Jika titik koordinat bergeser, maka dianggap tidak absen. Konsekuensinya jelas, tunjangan kinerja (tunkin) akan dipotong,” tegas mantan Wali Kota Bogor dua periode tersebut.
Selain melalui sistem digital, Bima juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja aparatur negara.
Baca Juga : Lapangan Fadel di Ciangsana Gunung Putri Bogor Meledak Pagi Tadi, Begini Kondisinya
Ia tidak keberatan jika warga melaporkan ASN yang terindikasi keluyuran saat jam kerja melalui media sosial.
“Ada pengawasan berjenjang secara internal, namun yang terakhir adalah pengawasan dari masyarakat. Jika melihat ada ASN yang terindikasi tidak WFH (malah jalan-jalan), silakan dilaporkan ke kanal pengaduan atau posting saja di media sosial. Silakan viralkan, tidak apa-apa,” tambah Bima.
Penerapan WFH ini diprediksi mampu memberikan penghematan anggaran yang signifikan. Berdasarkan laporan, efisiensi dari kebijakan ini di Kota Bogor bisa mencapai hampir Rp900 juta dalam satu bulan.
Baca Juga : Diduga Kebocoran Gas Picu Ledakan di Lapangan Padel Ciangsana, Sekolah Rusak dan Belajar Dialihkan Daring
Meski demikian, Bima memastikan bahwa pelayanan publik di tingkat wilayah seperti Kecamatan dan Kelurahan tidak akan terdampak karena tetap beroperasi secara Work From Office (WFO) penuh.
Bagi ASN yang tetap bekerja di kantor, Bima Arya juga mengimbau penggunaan transportasi publik atau kendaraan ramah lingkungan.
Hal ini ditunjukkan langsung oleh Bima yang meninjau lokasi dengan menggunakan motor listrik dan bersepeda bersama komunitas.
Hingga saat ini, Kemendagri terus berkoordinasi dengan berbagai daerah lain, termasuk Jawa Timur dan Bekasi, untuk memastikan penyesuaian jadwal WFH serentak demi efektivitas kinerja nasional.










