Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menyebut proses land clearing pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur telah rampung pada 2025. Selanjutnya, Pemkab Bogor menargetkan pembangunan jalan dari kawasan Transyogi menuju Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, tuntas pada 2026.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Land clearing untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah timur sudah selesai. Kami menuntaskan pembangunan jalan dari mulai Transyogi hingga Desa Sukaresmi dan anggaran pembiayaannya sudah disetujui DPRD Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Baca Juga : Resmi Ditandatangani, Dedie Rachim, Angkot di Atas 20 Tahun Tidak Boleh Lagi Beroperasi!
Menurutnya, pusat pertumbuhan ekonomi wilayah timur dipusatkan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Kawasan tersebut dipersiapkan menjadi salah satu titik pengembangan baru di Kabupaten Bogor.
Selain wilayah timur, Pemkab Bogor juga mulai mempersiapkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat. Sejumlah program strategis akan dijalankan pada 2026, di antaranya pembangunan sport center di Rancabungur serta proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dijadwalkan ground breaking pada Juni mendatang.
Pemerintah daerah juga menargetkan penyelesaian sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin dan Parungpanjang.
Baca Juga : Ini Wajah Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang di Atas Tol BORR Jalan Sholeh Iskandar
Rudy menegaskan, pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru tersebut bukan bagian dari agenda pemekaran wilayah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kreativitas pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan pelayanan masyarakat di tengah moratorium pemekaran daerah.
“Kami menunggu keputusan pemerintah pusat terkait moratorium, tapi pemerintah daerah tetap harus memberikan fasilitas terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur, Pemkab Bogor akan mengandalkan APBD yang dikolaborasikan dengan program pemerintah pusat, termasuk penyesuaian trase jalan menuju kawasan strategis agar terintegrasi dengan rencana pembangunan nasional.









