Diduga Akibat Korsleting Listrik Saat Nyalakan Wi-Fi, 3 Rumah di Gang Kenari Ludes Terbakar

DPKP Kota Bogor berhasil memadamkan api yang melahap tiga unit rumah warga di Gg. Kenari, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan

Rekam24.com, Bogor – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor berhasil memadamkan api yang melahap tiga unit rumah warga di Gg. Kenari, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa (21/4/26) siang.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Teofilo Patrocinio mengatakan laporan terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Menurut keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari percikan listrik pada lantai dua salah satu rumah saat penghuni hendak menyalakan perangkat Wi-Fi pasca aliran listrik kembali normal setelah sempat padam. Percikan tersebut dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Begitu laporan masuk, personel dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos Cibuluh langsung bergerak. Kecepatan respons sangat krusial dalam kasus kebakaran di area padat penduduk seperti di Gang Kenari ini agar api tidak merambat ke lebih banyak bangunan.” ujar Theo.

Baca Juga : Pemkot Bogor Tata Kawasan Taman Heulang, Siapkan “Festival Kuliner Kasintu” untuk Relokasi PKL

Menerima laporan pada pukul 10.30 WIB, Tim Damkar langsung bergerak cepat. Personel tiba di lokasi hanya dalam waktu 9 menit (10.40 WIB) dan segera melakukan upaya lokalisir api.

Sebanyak 6 unit armada, termasuk unit rescue dan bantuan keuangan, dikerahkan untuk memastikan api tidak meluas lebih jauh di pemukiman padat penduduk tersebut. Proses pemadaman berlangsung selama 15 menit, dilanjutkan dengan proses pendinginan selama 30 menit guna memastikan tidak ada titik api tersembunyi.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dampak materiil dan sosial cukup signifikan, dengan 3 unit rumah terbakar, 6 kepala keluarga atau total 17 jiwa kehilangan tempat tinggal, serta estimasi kerugian yang ditaksir mencapai Rp300.000.000.

Baca Juga : Hari Kartini 2026: Puan Tegaskan Perempuan Bukan Sekadar Objek Pembangunan

Teo menyatakan operasi selesai pada pukul 11.26 WIB setelah area dipastikan aman. Personel kemudian kembali ke pos masing-masing pada pukul 12.30 WIB.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan berkala pada instalasi kabel listrik di rumah. Peristiwa hari ini menjadi pengingat penting, terutama saat listrik kembali menyala setelah sempat padam, agar warga lebih berhati-hati dalam menyalakan perangkat elektronik,” tutup Teo. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *