Sayembara Logo HJB ke-544: Meneguhkan Semangat “Bogor Nanjeur” dan Keterlibatan Publik

Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan logo peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026. Hari Jadi Bogor ke 544 berlangsung 03 Juni

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan logo peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, logo kali ini lahir dari hasil sayembara terbuka sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi kreatif masyarakat Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan masuknya 117 peserta dalam sayembara tersebut. Melalui proses kurasi ketat oleh juri dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Jawa Barat, Forum Ekonomi Kreatif (REKRAF), dan Diskominfo, karya Muhammad Ilham Akbar terpilih sebagai juara pertama.

“Logo ini bukan sekadar gambar, tapi memiliki makna mendalam sesuai tema ‘Bogor Nanjeur’. Maknanya adalah Kota Bogor harus terus berdiri tegak menghadapi tantangan zaman yang sangat banyak,” ujar Dedie. Senin (4/5/26).

Baca Juga : Ekonomi Lumpuh, Warga 3 Kecamatan Bogor Barat Desak Tambang Dibuka Sekarang!

Puncak peringatan HJB ke-544 pada 3 Juni 2026 akan diisi dengan tiga agenda utama, yaitu upacara formal di Balai Kota Bogor, sidang paripurna istimewa di Gedung DPRD Kota Bogor yang dimeriahkan dengan peluncuran resmi Himne Kota Bogor, serta aksi lingkungan berupa penanaman pohon di area PSEL Kayumanis, Tanah Sareal, sebagai simbol pembangunan berkelanjutan.

Terkait kemeriahan pesta rakyat, acara Helaran atau Kirab Budaya dipastikan akan digelar pada Minggu, 28 Juni 2026.

“Saat ini kami masih mendiskusikan waktu pelaksanaannya, apakah pagi hari bersamaan dengan CFD atau malam hari, dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan teknis jalan,” tambah Dedie.

Baca Juga : Aspirasi Buruh Masuk Bahasan Ratas Hambalang, Pemerintah Janji Kebijakan Pro-Rakyat

Selain agenda internal, Bogor juga akan menjadi tuan rumah rangkaian Milangkala Tatar Sunda. Acara kirab Mahkota Binokasih yang melibatkan 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat ini dijadwalkan pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Rute kirab akan dimulai dari Museum Pajajaran (Batu Tulis) menuju Pintu 1 Kebun Raya Bogor dengan pemberlakuan sistem contraflow selama kurang lebih 1,5 jam.

Sementara itu, Ketua Panitia HJB 544, Iceu Pujiati, menekankan bahwa logo baru ini milik seluruh masyarakat. Pihaknya mempersilakan para pelaku UMKM dan industri kreatif untuk menggunakan logo HJB ke-544 pada berbagai produk merchandise.

“Kami dengan senang hati memperbolehkan masyarakat menggunakan logo ini untuk meningkatkan perekonomian, baik itu untuk kaos, produk UMKM, maupun suvenir lainnya,” kata Iceu.

Iceu juga menambahkan bahwa konsep Helaran tahun ini akan tampil beda. Sesuai arahan Gubernur, perayaan akan dikemas dengan konsep Festival Pajajaran yang melibatkan partisipasi aktif dari OPD, perhotelan, komunitas seni, hingga pengelola destinasi wisata di Kota Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *