Rekam24.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) bersama ribuan pekerja di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Kepala Negara ini menjadi momentum bersejarah sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan kaum buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Ely Rosita Silaban, mengungkapkan bahwa Prabowo merupakan salah satu dari hanya tiga kepala negara di dunia yang merayakan Hari Buruh langsung bersama para pekerja, mengikuti jejak pemimpin Venezuela dan Bolivia.
“Terima kasih Bapak sudah dua kali berturut-turut hadir. Ini menunjukkan Bapak melihat buruh sebagai kaum yang perlu diperjuangkan. Bapak adalah presiden ketiga di dunia yang mau merayakan hari buruh langsung bersama kami,” ujar Ely dalam laporannya.
Baca Juga : Perkuat Silaturahmi, Puluhan Jurnalis PMC Kopdar dan Halalbihalal di Kopi Jurang by Atok
Kehadiran Presiden Prabowo juga menandai perubahan besar dalam hubungan negara dan buruh. Jika sebelumnya May Day identik dengan aksi protes di balik barikade, kini momentum tersebut bertransformasi menjadi ruang interaksi terbuka.
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah, mengapresiasi kesempatan langka bagi para pemimpin organisasi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa sekat protokoler yang kaku.
“Biasanya kami hanya bisa berteriak di balik tembok Istana atau DPR. Hari ini, kami bisa bicara langsung kepada Presiden tentang apa yang menjadi harapan kami,” kata Ilhamsyah.
Baca Juga : Kompak dengan Kakak Ipar, Syifa Hadju Ikuti Jejak Alyssa Daguise Pakai Busana Pengantin Tex Saverio
Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menilai persatuan buruh Indonesia kini semakin solid. Ia optimis arah kebijakan pemerintah akan terus berpihak pada kesejahteraan pekerja.
“Kami berterima kasih karena Bapak memastikan kaum buruh kini bersatu. Insyaallah, cita-cita kesejahteraan bisa terwujud di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo,” pungkas Said.
Kehadiran di Monas tahun ini merupakan kali kedua Presiden Prabowo merayakan May Day secara langsung selama masa jabatannya. Pesan kuat yang terpancar dari Monas hari ini adalah buruh bukan sekadar objek kebijakan, melainkan mitra strategis dalam pembangunan nasional.










