Rekam24.com, Bogor – Ajang Bogoran 2026 jadi salah satu magnet perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Kegiatan ini tak sekadar lomba lari, tapi juga ruang kumpul masyarakat dengan berbagai hiburan dan aktivitas.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut Bogoran memang dirancang sebagai event kolaboratif yang melibatkan banyak pihak, dari komunitas olahraga hingga masyarakat umum.
“Ini agenda tahunan dalam rangka HJB. Kita kolaborasikan semua elemen di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Baca Juga : Bogor Titik Nol Gerakan Indonesia ASRI, Situ Gede Jadi Simbol Perlawanan Sampah
Tahun ini, sekitar 4.100 peserta ikut ambil bagian. Dari jumlah itu, 33 pelari datang dari luar negeri, mewakili 12 negara.
Bogorun juga tak melulu soal lari. Sejumlah atraksi seperti paramotor, pentas seni, hingga hiburan budaya ikut meramaikan acara. Di area finis, panitia menyiapkan kuliner gratis untuk peserta dan pengunjung, termasuk durian yang sedang musim.
“Bukan hanya pelari, masyarakat juga bisa menikmati acara ini di akhir pekan,” kata Rudy.
Baca Juga : Inilah Daftar Nominasi Kalpataru 2026, Dari Mangrove Hingga Isu Mikroplastik
Ia menegaskan, kegiatan seperti Bogorun juga berdampak langsung ke ekonomi lokal. Peserta dari luar daerah hingga mancanegara diperkirakan menginap dan berbelanja di sekitar lokasi acara.
“Dengan banyaknya peserta dari luar, otomatis perputaran ekonomi di Kabupaten Bogor ikut bergerak,” tandasnya.









