Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor bersama Polresta Bogor Kota siap menggelar perhelatan budaya akbar bertajuk Gebyar Tatar Sunda yang dimeriahkan dengan Kirab Mahkota Binokasih pada Kamis, (7/5/26).
Acara yang rencananya dihadiri Pj Gubernur Jawa Barat ini akan melibatkan sekitar 1.500 peserta dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat. Masyarakat pun diimbau untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Namun, puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada sore hari saat peserta mulai berkumpul di titik awal.
Baca Juga : Hadiri KTT ASEAN ke-48, Presiden Prabowo Siap Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
Berbeda dengan perayaan Cap Go Meh, kirab kali ini akan menerapkan skema contraflow (melawan arus). Rute dimulai dari Museum Pajajaran Batutulis, melintasi Simpang Mie Gacoan (Bondongan) hingga Simpang Ahoy, lalu masuk ke Jalan Suryakencana melalui jalur contraflow, dan berakhir di depan Klenteng Dhanagun (Lawang Suryakencana).
Skema Pengalihan Arus: Lukito menegaskan penutupan jalan bersifat situasional, terutama saat rombongan mulai bergerak sekitar pukul 19.30 WIB. Berikut poin-poin pentingnya:
Simpang Lawang Suryakencana: Akan ditutup total saat acara puncak. Arus kendaraan dari arah Balai Kota dialihkan lurus menuju arah BTM/Empang.
Baca Juga : Kotak Amal Masjid di Sukaraja Bogor Dibobol Maling, Aksi Terekam CCTV
Simpang Mie Gacoan Bondongan: Kendaraan dari arah Empang dan BNR menuju Bondongan akan ditutup sementara hingga seluruh rangkaian peserta melintas.
Jalan Batutulis: Saat persiapan start, peserta akan menempati lajur kanan. Lajur kiri dari arah Ekalokasari menuju Batutulis tetap dapat digunakan hingga sesaat sebelum pelepasan.
Arah Tajur/Ekalokasari: Kendaraan diarahkan lurus menuju Jalan Pajajaran melalui Baranangsiang dan Tugu Kujang.
Arah Suryakencana ke PDAM: Kendaraan akan dibelokkan ke kiri melalui Sukasari menuju Jalan Pajajaran.
Pihak kepolisian telah menyiagakan personel gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus. “Kami menurunkan sekitar 80 personel Lantas. Jika ditotal dengan keseluruhan dari Bag Ops sesuai surat perintah, ada sekitar 200 personel yang bersiaga di lapangan,” ujar Iptu Lukito.
Masyarakat disarankan menghindari kawasan Batutulis dan Suryakencana pada sore hingga malam hari. Informasi detail pengalihan arus juga dapat dipantau melalui media sosial Pemkot Bogor dan banner imbauan di titik strategis. (Maya Melina)









