Rekam24.com, Bogor – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya merawat tradisi dan sejarah Sunda dalam momentum peringatan hari jadi daerah, sekaligus mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial.
Menurut Rudy, kehadiran Gubernur Jawa Barat dalam rangkaian kegiatan budaya menjadi simbol kuat upaya menghidupkan kembali sejarah besar tanah Sunda, khususnya warisan Kerajaan Pajajaran. Ia menyinggung Mahkota Binokasih sebagai simbol kejayaan masa lalu yang memiliki keterkaitan erat dengan Bogor.
“Ini adalah wujud merawat tradisi Sunda di Jawa Barat. Kita bicara sejarah Pajajaran, Mahkota Binokasih berangkat dari Bogor dan saat ini berada di Sumedang. Ini mengingatkan kita bahwa sebelum bangsa ini berdiri, sudah ada tokoh-tokoh yang lebih dulu membangun peradaban di Jawa Barat,” ujarnya.
Baca Juga : Viral Penganiayaan Petugas SPBU di Cileungsi, Pelaku Diciduk di Parkiran Mal
Dalam momentum hari jadi Kabupaten Bogor, Rudy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus selaras dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pembangunan.
“Kami dari Pemkab Bogor siap mengikuti arahan gubernur untuk bersama-sama membangun Bogor, Jawa Barat, hingga Indonesia,” katanya.
Ia juga menyoroti peran media sosial yang belakangan ramai membahas Kabupaten Bogor. Rudy mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak memecah belah.
“Hari ini media sosial cukup ramai, tapi ini menunjukkan kita sama-sama peduli terhadap Bogor. Gunakan media sosial dengan baik, karena di sinilah kita bersinergi, kita tidak berbeda,” tegasnya.
Baca Juga : Bogor Titik Nol Gerakan Indonesia ASRI, Situ Gede Jadi Simbol Perlawanan Sampah
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran berbagai tokoh penting, mulai dari gubernur, raja Sumedang, hingga budayawan dan tokoh adat. Ia menyebut momen ini sebagai simbol kembalinya kejayaan Pajajaran ke tanah asalnya.
“Mahkota sebagai simbol kejayaan Pajajaran seakan kembali ke rumahnya di Bogor. Ini menjadi pengingat bahwa Bogor, Kota Bogor, dan Depok dulunya satu kesatuan sebelum pemekaran,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelestarian sejarah dan budaya, Pemerintah Kabupaten Bogor telah membentuk Dinas Kebudayaan. Dinas ini bertugas menjaga dan melestarikan warisan budaya, baik benda maupun tak benda.
“Ini komitmen kami, bagaimana budaya di Kabupaten Bogor tetap terjaga dan menjadi bagian dari pembangunan daerah,” pungkasnya.









