Rekam24.com, Bogor – Ribuan masyarakat menumpah ruah memadati kawasan Bumi Ageung Batutulis hingga Jalan Suryakencana untuk menyaksikan kemegahan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, Jumat (8/5/2026) malam . Perhelatan budaya terbesar tahun ini sukses menyulap jalanan Kota Bogor menjadi panggung tradisi yang memukau.
Antusiasme warga sudah terlihat sejak sore hari. Tak hanya warga lokal, pengunjung dari luar daerah pun rela datang lebih awal demi mengamankan posisi terbaik di sepanjang rute kirab sejauh 3,2 kilometer tersebut.
Suasana semakin semarak saat prosesi penyerahan Mahkota Binokasih dimulai. Diiringi alunan musik tradisional yang khidmat, iring-iringan budaya mulai bergerak membelah lautan manusia.
Baca Juga : Tembus 600 Ribu Pelamar, Menko Pangan Jamin Seleksi Koperasi Desa Bebas KKN
Momen ikonik tercipta saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut serta dalam barisan dengan menunggangi kuda dan kereta kencana, menyapa langsung warga yang hadir.
Kemeriahan ini bukan tanpa alasan. Sedikitnya 885 seniman dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat serta perwakilan 14 kampung adat turut berpartisipasi. Bahkan, penampilan istimewa 20 penari Bali hadir sebagai simbol kuatnya persaudaraan budaya Nusantara di Tanah Pasundan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar tontonan, melainkan ruang ekspresi dan pemersatu keberagaman.
Baca Juga : Mahkota Binokasih Kembali Disorot, Bupati Bogor Ajak Warga Rawat Sejarah dan Bijak Bermedsos
“Kirab Budaya Bogor adalah ruang kebersamaan untuk merayakan tradisi dan memperkuat persatuan. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, membuktikan Bogor kaya akan nilai sejarah,” ujar Dedie.
Melalui kemegahan ini, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda diharapkan mampu menjadi magnet pariwisata sekaligus memperkokoh identitas budaya bagi generasi mendatang.









