Rekam24.com, Bogor – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyoroti kasus meninggalnya seorang bocah berusia 9 tahun yang diduga menjadi korban gigitan anjing pemburu di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Sastra mengatakan, kasus tersebut saat ini telah ditangani aparat kepolisian. DPRD Kabupaten Bogor juga akan mengawal proses penanganan kasus agar memberikan kejelasan bagi masyarakat.
“Kejadian itu mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian seperti itu. Hari ini kalau saya lihat di media, sudah ada laporan di Polres. Tentu kita kawal supaya tidak terjadi hal-hal seperti itu lagi,” kata Sastra Winara, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga : Tragis, Pria 67 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertemper KRL Nambo di Bojonggede
Menurutnya, peristiwa yang menimpa bocah 9 tahun tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, khususnya para pemilik dan pecinta anjing. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap hewan peliharaan, termasuk memastikan anjing mendapatkan vaksinasi rabies.
“Tentu ini pelajaran buat kita semua, apalagi buat pecinta-pecinta anjing untuk selalu menjaga dan selalu vaksin rabies. Untuk semua pecinta anjing agar segera memeriksa anjing-anjingnya,” ujarnya.
Sastra juga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang kerap menjadi lokasi aktivitas perburuan.
Menurutnya, perlu ada evaluasi terhadap kegiatan perburuan yang dilakukan di dekat permukiman warga guna mencegah risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Baca Juga : Profil Timnas Mozambik Lawan Indonesia di Laga Kedua Fifa Match Day
“Hari ini Pemkab Bogor ayo kita bareng-bareng. Di titik-titik yang memang dekat dengan masyarakat harus ada imbauan agar tidak melakukan pemburuan apa pun. Karena kalau kita lihat, anjingnya banyak sekali yang di Jasinga itu,” tuturnya.
Ia pun meminta pemerintah daerah mengeluarkan imbauan khusus di sejumlah wilayah tertentu terkait aktivitas perburuan agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban.
“Kita minta kepada pemerintah daerah untuk memberikan imbauan di daerah-daerah tertentu terkait kegiatan pemburuan apa pun,” pungkasnya.








