Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan konsep pengelolaan kawasan Alun-alun Kabupaten Bogor, termasuk penataan kantong parkir yang akan disesuaikan dengan arah pembangunan kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi publik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan pembangunan Alun-alun Kabupaten Bogor merupakan bagian dari upaya menciptakan ikon baru sekaligus wajah kota yang lebih representatif bagi masyarakat.
“Alun-alun Kabupaten Bogor merupakan salah satu kebijakan yang memang harus kita ciptakan kalau ingin membangun kota. Selama ini masyarakat selalu menanyakan alun-alunnya di mana,” kata Ajat.
Baca Juga : DPRD Kota Bekasi Dorong Klinik Talenta Center Sinergi Atasi Isu Kesehatan Mental
Menurutnya, kawasan yang kini menjadi lokasi alun-alun tersebut belum pernah mengalami penataan besar sejak kompleks pemerintahan Kabupaten Bogor dibangun pada era 1990-an. Karena itu, perubahan yang dilakukan saat ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru yang menarik bagi masyarakat.
“Sejak tahun 90-an area ini belum pernah diotak-atik. Ketika kita ubah, ada wajah baru yang menurut saya cukup menarik bagi masyarakat,” ujarnya.
Terkait ketersediaan kantong parkir, Ajat menjelaskan penataannya akan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan konsep pengembangan kawasan ke depan. Ia menilai kota yang baik adalah kota yang memberikan ruang lebih besar bagi pejalan kaki dan pesepeda.
Baca Juga : Pohon Randu Lapuk Tumbang di Bogor Selatan, 4 Bangunan Rusak Tertimpa
“Ke depan kendaraan berbasis fosil juga perlahan akan berubah. Kota yang baik itu yang memperhatikan pejalan kaki dan pesepeda,” tuturnya.
Meski demikian, fasilitas parkir tetap akan disediakan untuk mendukung aktivitas masyarakat yang berkunjung ke alun-alun. Namun, Pemkab Bogor juga mulai mengarahkan masyarakat agar beralih menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon.
“Secara teori kita tetap memfasilitasi kebutuhan kendaraan, tetapi secara bertahap akan menyesuaikan. Lama-lama kita dorong penggunaan angkutan massal,” kata Ajat.
Pemkab Bogor berharap kehadiran Alun-alun Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi ruang publik baru bagi warga, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi kawasan perkotaan yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.








