Bupati Bogor Kirim Bantuan Korban Bencana NTT, PMI Salurkan Donasi Rp500 Juta

Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas bantuan untuk korban bencana NTT. PMI Kabupaten Bogor menyalurkan donasi Rp500 juta dan boneka untuk anak-anak.

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut dilepas langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dari Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (2/9/2026). Pelepasan bantuan turut dihadiri Ketua PMI Kabupaten Bogor Indra Kertasasmita, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, serta sejumlah jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Bantuan yang dikirim tidak hanya berupa kebutuhan pokok. Pemkab Bogor juga menyiapkan perlengkapan bayi hingga boneka hasil produksi pelaku UMKM di Kabupaten Bogor untuk anak-anak yang terdampak bencana.

Baca Juga : Berenang di Sungai Cileungsi, Bocah 11 Tahun Tenggelam hingga Meninggal Dunia

Rudy Susmanto mengatakan, bantuan tersebut disiapkan setelah Pemkab Bogor dan PMI Kabupaten Bogor berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD di wilayah NTT.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan jenis bantuan yang dikirim sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di lapangan.

“Bantuan-bantuan tersebut sebelum kami persiapkan, BPBD Kabupaten Bogor dan PMI Kabupaten Bogor berkomunikasi dengan BNPB dan BPBD yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur, apa kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan,” kata Rudy.

Baca Juga : Mingle vs Ome.tv: Platform Chat Acak Baru yang Sedang Naik Daun di 2026, Apakah Bisa Jadi Pengganti Omegle Selanjutnya?

Menurut Rudy, bencana berdampak pada sekitar sembilan kabupaten/kota di NTT. Karena itu, bantuan yang diberangkatkan disiapkan dalam berbagai bentuk agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu bantuan yang menarik perhatian adalah boneka yang diproduksi oleh pelaku UMKM Kabupaten Bogor.

Boneka tersebut sengaja disertakan untuk anak-anak yang terdampak bencana. Pemkab Bogor berharap pemberian tersebut dapat memberikan dukungan psikologis sederhana bagi anak-anak di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

Baca Juga : Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP di DTSEN, Cara Update Data Jika Tidak Sesuai

“Bantuan tersebut menurut kami hal kecil tetapi berdampak besar bagi anak-anak yang terdampak korban bencana tersebut,” ujar Rudy.

Kehadiran produk UMKM dalam bantuan kemanusiaan tersebut sekaligus menjadi bentuk keterlibatan pelaku usaha lokal dalam aksi solidaritas lintas daerah.

Selain bantuan logistik, PMI Kabupaten Bogor juga menyalurkan bantuan uang tunai tahap pertama sebesar Rp500 juta.

Dana tersebut berasal dari rekening penggalangan donasi PMI Kabupaten Bogor. Bantuan nantinya akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT bersama tim yang diberangkatkan.

“Untuk tahap satu dari rekening galang donasi yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia, hari ini memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp500 juta,” jelas Rudy.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor dan PMI untuk membantu penanganan dampak bencana sekaligus memastikan dukungan dapat diterima masyarakat di wilayah terdampak.

Rudy menegaskan pengiriman bantuan ke NTT tidak berarti Pemkab Bogor mengesampingkan persoalan bencana yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah adalah kekeringan dan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah.

Menurut Rudy, distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Bogor terus dilakukan. Pemerintah juga tengah mencari solusi agar pasokan air dapat menjangkau sejumlah area pertanian yang terdampak kekeringan.

“Alhamdulillah kebutuhan air untuk kebutuhan pokok masyarakat tercukupi. Yang sedang kita kejar adalah melakukan beberapa tahapan untuk bagaimana caranya air bisa masuk ke beberapa area-area pertanian yang ada,” ungkapnya.

Rudy turut mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia dan BNPB yang menyiagakan pesawat angkut di Halim Perdanakusuma untuk membantu pengiriman bantuan menuju NTT.

Bantuan dari Kabupaten Bogor diupayakan dapat diterbangkan menuju NTT paling cepat pada Rabu malam dan paling lambat Kamis (3/9/2026).

Selain membawa bantuan logistik dan dana, rombongan dari Kabupaten Bogor juga melibatkan sejumlah personel dari BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, serta perwakilan media.

Salah satu perwakilan media yang ikut dalam rombongan merupakan warga asal Manggarai Barat yang kini tinggal di Kabupaten Bogor. Kehadiran warga yang memahami kondisi dan karakter wilayah NTT tersebut diharapkan dapat membantu komunikasi selama proses penyaluran bantuan.

Rudy mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan semangat gotong royong antardaerah.

Menurutnya, jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi masyarakat Kabupaten Bogor untuk menunjukkan kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi bencana di NTT.

“Walaupun NTT jauh dari Kabupaten Bogor, tapi inilah membangun bangsa bersama-sama dari Sabang sampai Merauke. Di NTT sakit, tentunya Bogor juga merasakan hal yang sakit yang sama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *