Catat Waktunya! Ada Penutupan Jalan Imbas Pembongkaran JPO Paledang Bogor Mulai Tengah Malam

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang yang berlokasi di area strategis pertemuan arus transportasi kota, akan dibongkar

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan PRISMA resmi memulai Program Penataan Infrastruktur dan Keselamatan Kawasan di sekitar Stasiun Bogor. Salah satu agenda utamanya adalah pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang yang berlokasi di area strategis pertemuan arus transportasi kota, Kamis (25/6/2026).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan hasil evaluasi teknis menyeluruh demi mendukung penataan ruang kota yang lebih teratur, estetis, dan berkelanjutan.

“Pekerjaan pembongkaran JPO Paledang ini dilakukan atas dasar kebutuhan penataan kawasan perkotaan. Sasaran utama kami adalah mengoptimalkan kelancaran lalu lintas, mengurangi titik kemacetan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta menciptakan wajah Kota Bogor yang lebih bersih dan tertata,” ujar Sujatmiko.

Baca Juga : Datang ke Rumah Kenalan, Pria di Ciseeng Ditemukan Meninggal Dunia

Proyek berskala intensif ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari kalender, terhitung sejak 12 Juni hingga 12 Juli 2026. Untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga, seluruh proses pekerjaan utama sengaja difokuskan pada malam hingga dini hari.

Terkait pengerjaan tersebut, Dishub Kota Bogor memberlakukan penutupan sementara di tiga akses jalan dalam radius 25 meter dari JPO Paledang menggunakan water barrier. Penutupan dan pengalihan arus ini berlaku selama tujuh hari, mulai 26 Juni hingga 2 Juli 2026, khusus pada jam kerja proyek pukul 00.00 hingga 04.30 WIB.

Adapun tiga akses utama yang terdampak penutupan pada dini hari tersebut meliputi:

Jalan Paledang arah utara

Jalan Mayor Oking arah selatan

Jalan Kapten Muslihat/Jalan Raya Dramaga menuju arah Stasiun Bogor dan Dramaga.

Baca Juga : DPRD Kota Bekasi Dukung Penataan Jalan Juanda: Ini Bukan Program Tebang Pilih!

Sebagai rute alternatif, Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas sebagai berikut:

Arus dari Jl. Kapten Muslihat menuju Jl. Veteran: Dialihkan melalui Jl. Jend. Sudirman – Jl. Martadinata – Jl. Merdeka, atau melalui kawasan Empang (Jl. Sarif Bustaman).

Arus dari Jl. Otista/Jl. Ir. H. Juanda menuju Jl. Paledang dan Jl. Kapten Muslihat: Diarahkan melalui Jl. Raden Saleh – Jl. Sarif Bustaman (Empang).

Arus dari Jl. Veteran menuju Jl. Kapten Muslihat: Dialihkan melalui Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Mawar – Jl. Merdeka.

Pemerintah Kota Bogor memohon dukungan serta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat selama proses pembongkaran berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal, tetap berhati-hati, serta mematuhi arahan dari petugas Dishub dan Polresta Bogor Kota yang bersiaga di lapangan.

Pasca-pembongkaran, kawasan JPO Paledang diproyeksikan akan bertransformasi menjadi area yang lebih terbuka, minim polusi visual, serta memiliki arus kendaraan yang lebih lancar. Selain itu, kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas penyeberangan pejalan kaki yang jauh lebih aman, tertib, dan nyaman bagi warga Kota Bogor. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *