Demo BEM FEB Unpak di Istana Bogor Ricuh, Satu Mahasiswa Terbakar

Aksi Ketegangan warnai demo Unpak BEM FEB, Seorang mahasiswa dilaporkan mengalami luka bakar dalam insiden tersebut, Rabu (17/6/2026).

Rekam24.com, Bogor – Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan (BEM FEB Unpak) di depan Istana Bogor diwarnai ketegangan. Seorang mahasiswa dilaporkan mengalami luka bakar dalam insiden tersebut, Rabu (17/6/2026).

Ketua BEM Unpak, Sabil Ryanzada, menjelaskan bahwa situasi bermula ketika massa mencoba menyuarakan aspirasi menggunakan metode alternatif. Namun, tiba-tiba ada pihak tak dikenal yang memicu pembakaran hingga terjadi aksi saling dorong.

“Kebetulan tadi kami mencoba untuk menyuarakan dengan cara-cara yang lain, tapi ada beberapa pihak yang saya tidak kenal kemudian membakar itu dan terdorong pada akhirnya,” ujar Sabil kepada Rekam24.

Baca Juga : Soroti Makan Gratis dan PHK, Mahasiswa Pakuan Demo di Depan Istana Bogor

Sabil mengaku tidak melihat langsung proses dorong-mendorong tersebut karena posisinya berada di tengah kerumunan. Akibat insiden spontan itu, seorang mahasiswa mengalami luka bakar. Tim medis BEM FEB Unpak yang bersiaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke area yang aman.

Atas kejadian ini, Sabil menuntut pertanggungjawaban dari aparatur negara dan institusi pemerintah yang bertugas menjaga kondusivitas di lapangan agar insiden serupa tidak terulang. Ia juga mengimbau rekan-rekan mahasiswa untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi di media sosial yang berpotensi memperkeruh suasana.

Baca Juga : Salurkan MBG, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara bersiap Siapkan Generasi Emas 2045

“Saya percaya, ketika pemerintah dan pemimpinnya baik, maka keputusan yang diambil serta aparatur negaranya juga akan baik. Kami mendukung pemerintah untuk melakukan revisi total terhadap undang-undang dan kebijakan yang tidak sesuai hari ini,” tegasnya.

Meski sempat diwarnai insiden, Sabil memastikan kondisi keseluruhan massa aksi saat ini telah kembali aman dan terkendali.

(Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *