Rekam24.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau fluktuatif cenderung melemah pada sesi pertama perdagangan Selasa (23/6/2026). Berdasarkan data real-time pukul 10:15 WIB, IHSG parkir di level 6.112,42, terkoreksi minor 0,07% dari pembukaan sebelumnya.
Meskipun indeks utama melemah, pergerakan sektoral dan sejumlah saham lapis kedua justru menunjukkan gairah yang luar biasa, membuka peluang profit jangka pendek bagi para pelaku pasar.
Sektor Utilitas memimpin penguatan dengan lonjakan fantastis mencapai 33,75% dalam satu bulan terakhir. Tren positif ini disusul oleh sektor Mineral Non-Energi yang menguat 14,88% serta sektor Mineral Energi sebesar 10,95%.
Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Minta Pemkot Agresif Bendung Penularan HIV
Sebaliknya, tekanan jual melanda sektor Layanan Teknologi yang merosot 4,67% dan sektor Konsumen Tidak Tahan Lama yang terkoreksi 2,01%. Kondisi ini mencerminkan adanya rotasi modal dari saham-saham pertumbuhan berbasis teknologi ke sektor defensif dan komoditas.
Di barisan saham paling aktif ditransaksikan, raksasa perbankan BUMN PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil menguat 2,09% ke level Rp2.930 per lembar saham. Tren positif juga diikuti oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang naik 4,15% ke posisi Rp2.010, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat 1,18% ke Rp860.
Namun, dua saham perbankan besar lainnya justru menjadi penahan laju IHSG hari ini: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 1,42% ke level Rp4.160. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,80% ke level Rp6.175.
Baca Juga : Kian Berkilau, Cek Rincian Harga Emas Antam 23 Juni 2026
Perhatian investor hari ini tertuju pada lonjakan volume transaksi yang tidak biasa pada beberapa saham acuan. PT Pratama Widya Tbk (PTPW) menjadi bintang lapangan dengan meroket 24,74% menuju level Rp1.210 per lembar saham.
Lonjakan signifikan ini juga menempatkan PTPW di posisi teratas daftar Hotlists pertumbuhan harian bursa, disusul oleh emiten lainnya seperti: PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) yang melesat 18,03% ke level Rp144. PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) naik 17,05% ke Rp103. PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menguat 16,85% ke Rp104. PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) terangkat 16,30% ke Rp314.
Para analis pasar modal menyarankan investor untuk tetap mencermati sentimen makroekonomi global serta pergerakan nilai tukar rupiah, mengingat fluktuasi IHSG di area pembukaan ini berpotensi memicu aksi profit taking lanjutan menjelang penutupan sesi kedua nanti sore.








