Rekam24.com, Bekasi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Anton bersama Sarwin dan Ketua PKK Kota Bekasi Wiwik menghadiri peluncuran Kampung Jajanan Pasar serta kegiatan pelatihan jajanan pasar yang berlangsung di Kantor Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Kegiatan tersebut digelar selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Mei 2026.
Peluncuran Kampung Jajanan Pasar menjadi salah satu upaya untuk melestarikan kuliner tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga : Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kegiatan ini dikemas secara meriah dengan menghadirkan bazar jajanan pasar yang menampilkan beragam makanan tradisional khas Nusantara.
Sejak hari pertama pelaksanaan, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir untuk menyaksikan pembukaan kegiatan sekaligus menikmati aneka jajanan tradisional yang dipamerkan dan dijual oleh para pelaku usaha lokal.
Berbagai produk kuliner seperti kue basah, makanan ringan tradisional, hingga aneka minuman khas daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Baca Juga : Soft Opening JPO Skybridge Cibinong, Bupati Bogor Pastikan Aman dan Ramah Disabilitas
Selain bazar, panitia juga menyelenggarakan pelatihan pembuatan dan pengemasan jajanan pasar yang ditujukan bagi warga serta pelaku UMKM.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha kuliner tradisional yang memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi di tengah perkembangan industri makanan modern.
Dalam kesempatan tersebut, Anton menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan kuliner tradisional Indonesia.
Menurutnya, keberadaan Kampung Jajanan Pasar dapat menjadi identitas daerah yang tidak hanya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya lokal.
“Kehadiran DPRD Kota Bekasi ini sebagai wujud dukungan untuk UMKM dan pelestarian kuliner Nusantara. Semoga kegiatan ini menjadi wadang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta melestarikan kuliner tradisional,” ucapnya (ADV)









