Rekam24.com, Jakarta-– Dunia maya dihebohkan dengan aksi premanisme yang menimpa Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga, atau yang akrab disapa Bro Ron. Insiden pemukulan ini terjadi saat ia tengah mendampingi karyawan PT SKS menagih hak mereka terkait dugaan penggelapan success fee di kantor MPP, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Peristiwa bermula saat Bro Ron hadir sebagai bentuk solidaritas untuk mendampingi karyawan PT SKS—yang merupakan mantan kliennya saat masih di Sabat Law Firm. Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan audiensi sekaligus menagih janji mediasi terkait dugaan penggelapan dana oleh oknum advokat.
Namun, niat baik untuk berdialog justru disambut dengan ketegangan. Situasi memanas ketika massa melakukan aksi protes di depan gedung. Tiba-tiba, tiga orang tak dikenal yang mengaku sebagai pihak keamanan mengonfrontasi massa dan memaksa mereka keluar, hingga adu mulut tak terelakkan.
Meski anggota Polsek Menteng sudah berada di lokasi untuk meredam situasi, tindakan anarkis tetap terjadi. Saat petugas berusaha mengawal ketiga oknum tersebut menuju lobi, seorang pria berbaju hitam secara brutal melayangkan pukulan ke arah wajah Bro Ron.
Baca Juga : Petir Sambar Lapangan di Rancabungur, Bocah 12 Tahun Tewas Saat Main Bola
Pukulan telak tersebut mengenai pelipis kanan Bro Ron hingga mengakibatkan luka robek serius dan pendarahan hebat.
Tak hanya pria berbaju hitam, seorang pria lain berbaju krem juga diduga ikut terlibat dalam provokasi dan penyerangan tersebut. Beruntung, seorang anggota TNI yang berada di lokasi sigap melerai sebelum kericuhan meluas lebih jauh.
Insiden ini menjadi viral setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengunggah video detik-detik pemukulan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Sahroni mengecam keras aksi main hakim sendiri ini dan meminta kepolisian bertindak tegas.
“Saya minta tolong @kapoldametrojaya @divisihumaspolri @polsekmetromenteng_official. Premanisme gini ga bisa dibiarkan,” tulis Sahroni dalam keterangan unggahannya, yang langsung menuai ribuan komentar dari netizen.
Baca Juga : Di Balik Tagline ‘Beres’, Kota Bogor Masih Banjir dan Memakan Korban Jiwa
Pasca kejadian, polisi bersama Bhabinsa bergerak cepat mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku utama. Sementara itu, Bro Ron langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani visum dan mendapatkan jahitan pada luka di pelipisnya.
Laporan Polisi: Korban resmi melaporkan kejadian ini ke Polsek Metro Menteng.
Status Pelaku: Dua terduga pelaku saat ini ditahan untuk pemeriksaan intensif.
Pendalaman Motif: Polisi tengah mendalami apakah ada aktor intelektual atau perintah dari pihak tertentu di balik aksi premanisme ini.
Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai pengingat bahwa aksi kekerasan dan premanisme, terlebih di tengah upaya mediasi hukum, tidak memiliki tempat di negara hukum. Polisi diharapkan mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.










