Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyikapi potensi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebaran abu vulkanik berpotensi terbawa angin hingga radius puluhan kilometer. Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengimbau warga menggunakan masker setiap kali harus beraktivitas di luar rumah. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi saluran pernapasan dari paparan partikel abu vulkanik.
Baca Juga : Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, dr. Tirta Bagikan Tips Kesehatan untuk Warga Jabodetabek dan Jabar
Selain menggunakan masker, Dedie juga mengingatkan masyarakat menerapkan sejumlah langkah pencegahan lainnya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri maupun keluarga.
“Gunakan kacamata pelindung untuk menghindari iritasi mata akibat partikel abu. Tutup rapat pintu dan jendela rumah agar debu vulkanik tidak mencemari ruangan. Cukupi kebutuhan konsumsi air putih untuk menjaga kesehatan tubuh, serta rutin mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan,” imbau Dedie Rachim, Minggu (6/9/2026).
Dedie meminta masyarakat tetap tenang namun waspada serta mengikuti perkembangan informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya.
Baca Juga : Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Jenal Mutaqin Imbau Warga Bogor Pakai Masker
Masyarakat juga diminta memantau informasi resmi dari instansi terkait, termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Palang Merah Indonesia (PMI).
“Warga juga diimbau segera menghindari aktivitas di luar ruangan apabila terjadi hujan abu,” tambahnya.
Pemkot Bogor mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas apabila kondisi di wilayah terdampak mengalami perubahan.






