Rekam24.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Karang Taruna untuk memperkuat pendataan masyarakat sekaligus mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos) dan subsidi pemerintah agar lebih tepat sasaran.
Kolaborasi tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat membuka Retret Pengurus Nasional Karang Taruna di Sentul Eco Edu Tourism Forest, Kabupaten Bogor, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pengurus pusat serta perwakilan Karang Taruna dari 18 provinsi.
Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan Karang Taruna memiliki jaringan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga dinilai strategis untuk membantu pemerintah melayani masyarakat rentan sekaligus mendukung berbagai program prioritas nasional.
“Kami mengajak Karang Taruna ikut berpartisipasi menyukseskan program-program Bapak Presiden Prabowo, terutama dalam melayani kelompok rentan, memperkuat data, dan ikut dalam program pemberdayaan,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga : Auto2000 Gelar Best People Contest 2026, Saring 2.794 Teknisi Terbaik Se-Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul mengungkapkan pemerintah tengah menyimulasikan mekanisme penyaluran bantuan sosial melalui Koperasi Desa Mandiri Pangan (KDMP) yang terintegrasi dengan jaringan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Skema tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat memperoleh bantuan sosial sekaligus memenuhi kebutuhan pokok dengan akses layanan yang lebih dekat.
“Penyaluran lewat KDMP dan Himbara ini sedang disimulasikan agar penerima manfaat bisa mendapatkan layanan yang lebih dekat,” jelasnya.
Menurut Gus Ipul, penguatan sistem pendataan dan distribusi bantuan menjadi langkah penting agar setiap program sosial pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Baca Juga : Proyek RS Pandu Diduga Sebabkan Jalan Bangbarung Bogor Licin, DPRD Minta Satpol PP Bertindak
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budi Satrio Djiwandono, menyambut baik ajakan Kemensos tersebut.
Ia menilai kegiatan retret menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas kader agar semakin siap menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat.
“Kami menggembleng kader agar mampu menjalankan peran sosial, membantu program strategis pemerintah, serta mendampingi masyarakat rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, hingga pemberdayaan usaha pemuda,” kata Budi.
Selain agenda pembekalan, Karang Taruna juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut meliputi pembagian alat tulis bagi siswa sekolah dasar serta penyaluran bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Melalui sinergi antara Kemensos dan Karang Taruna, pemerintah berharap penguatan data dan penyaluran bansos dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.








