Rekam24.com, Bogor – Tongkat komando kepemimpinan Polres Bogor kini berada di tangan AKBP Arfan Zulkan Sipayung. Seiring pergantian kepemimpinan tersebut, mantan Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto, menyampaikan sejumlah pesan dan harapan bagi keberlanjutan tugas kepolisian di Kabupaten Bogor.
Wikha menilai Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang istimewa sekaligus memiliki tantangan besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan jumlah penduduk yang besar serta dinamika wilayah yang tinggi, diperlukan kerja sama yang kuat antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
“Kesan saya selama bertugas di Bogor, pada intinya Bogor ini sangat istimewa, merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, dengan dinamikanya yang luar biasa,” ujar Wikha saat menyampaikan kesannya selama bertugas di Kabupaten Bogor.
Baca Juga : Kebakaran Melanda Restoran The Besto di Cibinong, Api Merambat hingga Plafon
Menurutnya, menjaga kondusivitas wilayah tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Dukungan masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak lainnya menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Polres Bogor.
Ia bersyukur selama masa penugasannya, situasi keamanan di Kabupaten Bogor secara umum dapat terjaga dengan baik. Berbagai kejadian yang muncul dapat ditangani melalui koordinasi dan kerja sama antarpihak.
“Alhamdulillah, selama penugasan kami di Bogor, situasi secara umum aman dan kondusif, tidak ada kejadian yang berarti, semua kejadian bisa teratasi,” katanya.
Wikha menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata karena kemampuan personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana kepolisian.
“Karena kekuatan terbesar Polri tidak berasal dari sarana prasarana, tidak berasal dari personel Polres Bogor, namun berasal dari kebersamaan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wikha juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Bogor. Ia berharap kekurangan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus diperbaiki di bawah kepemimpinan AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
Menurut Wikha, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang pasti masih banyak kekurangan di bidang keamanan di Bogor saat saya menjabat, dan ke depan pasti akan disempurnakan oleh pejabat baru, oleh Kapolres baru,” tuturnya.
Ia juga berharap Kapolres Bogor yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperoleh dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan rekan-rekan media.
Dukungan tersebut dinilai penting agar berbagai program kepolisian dapat berjalan optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Baca Juga : Sidak Maraton Bapenda Bogor: Dari Baranangsiang Hingga BNR, Aset Penunggak Pajak Dipasang Plang
Selain menyampaikan pesan kepada penerusnya, Wikha turut menyoroti persoalan jumlah personel Polres Bogor yang dinilai belum sebanding dengan jumlah penduduk yang harus dilayani.
Ia menyebut rasio personel terhadap masyarakat masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor.
“Ya pasti, salah satu yang menjadi isu di Polres Bogor adalah police ratio-nya masih jauh dari normal,” jelasnya.
Wikha menggambarkan, apabila rasio ideal yang dijadikan acuan adalah satu personel untuk melayani sekitar 450 masyarakat, maka di Kabupaten Bogor satu personel harus melayani lebih dari 3.000 masyarakat berdasarkan perhitungannya.
Baca Juga : Pemkab Bogor Tanam Pohon di 220 Hektare Lahan, Hutan Kota Pakansari Terus Dikembangkan
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian ke depan agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat semakin optimal, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Otomatis ke depan harapan saya Bogor ini bisa meningkat polresnya, jumlah personelnya dan sarana prasarananya bisa lebih dilengkapi sehingga bisa melayani masyarakat lebih baik,” katanya.
Ia berharap penambahan personel serta peningkatan sarana dan prasarana dapat mendukung kinerja Polres Bogor di bawah kepemimpinan AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
Kenang Penanganan Berbagai Peristiwa
Selama bertugas di Kabupaten Bogor, Wikha mengaku memiliki banyak pengalaman yang membekas, mulai dari penanganan berbagai kejadian yang menjadi perhatian publik hingga pengamanan kegiatan masyarakat yang melibatkan tamu penting.
Salah satu peristiwa yang disinggungnya adalah penanganan persoalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. Ia menyebut penyelesaian berbagai persoalan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama banyak pihak.
“Mungkin rekan-rekan juga beberapa mengikuti kegiatan saya, penanganan kejadian-kejadian, kemudian mungkin waktu itu yang ramai-ramai kemarin terakhir di TPA Galuga, ya alhamdulillah bisa beres semua,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor dan rekan-rekan media yang telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian selama masa kepemimpinannya.
Bagi Wikha, sinergi yang telah terbangun selama ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan agar berbagai tantangan keamanan di Kabupaten Bogor dapat ditangani secara bersama-sama.
Polri Bersama Masyarakat
Menutup penyampaiannya, Wikha berharap kepemimpinan AKBP Arfan Zulkan Sipayung dapat melanjutkan berbagai upaya positif yang telah berjalan sekaligus menyempurnakan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Ia menekankan bahwa pendekatan kepolisian yang melibatkan masyarakat harus tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bogor.
Pergantian tongkat komando di Polres Bogor diharapkan tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesiapan personel, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Polres Bogor diharapkan mampu menghadapi dinamika wilayah yang semakin kompleks dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif.
Pesan Wikha menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan hasil dari kebersamaan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.





