Kasus Dugaan Pencabulan, Guru BK SMAN 4 Cibinong Dinonaktifkan

SMAN 4 Cibinong mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan seorang guru Bimbingan Konseling (BK) terkait dugaan kasus pencabulan

Rekam24.com, Bogor – SMAN 4 Cibinong mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan seorang guru Bimbingan Konseling (BK) terkait dugaan kasus pencabulan yang sempat viral di media sosial. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani proses lanjutan oleh Kantor Cabang Dinas (KCD).

Humas SMAN 4 Cibinong, Saeful, mengatakan penonaktifan dilakukan sejak Kamis pekan lalu, setelah pihak sekolah menerima informasi dari wali kelas mengenai kejadian yang diduga terjadi pada Rabu.

“Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dan tidak lagi mengajar. Saat ini sedang diproses oleh KCD,” ujarnya.

Baca Juga : Erin Eks Andre Taulany Bantah soal Penahanan Gaji ART, Beber Fakta Sebenarnya: Belum Kerja Sebulan

Ia menjelaskan, pihak sekolah langsung bergerak cepat dengan memanggil guru tersebut untuk klarifikasi, kemudian mengambil tindakan tegas dengan melarang yang bersangkutan beraktivitas di lingkungan sekolah.

Karena berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), proses penanganan selanjutnya berada di bawah kewenangan KCD.

Sementara itu, siswa yang diduga menjadi korban telah mendapatkan pendampingan dari pihak sekolah dan kini sudah kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa sejak Jumat. Korban diketahui merupakan siswa kelas XI.

Baca Juga : Erin Balas Sindiran Andre Taulany Soal Drama Kasus ART: Saya Tak Pernah Bawa Nama Taulany

“Korban sudah kami dampingi dan saat ini sudah aktif belajar kembali di sekolah,” jelasnya.

Pihak sekolah juga telah mempertemukan terduga pelaku dengan orang tua korban dalam sebuah pertemuan yang turut dihadiri oleh KCD dan unsur Babinsa.

Dari sisi sekolah, persoalan tersebut dinyatakan telah ditangani. Namun demikian, proses terhadap guru BK itu masih terus berjalan di tingkat KCD sesuai aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *