Penyaluran Bansos Pangan di Kedungbadak: 1.892 KPM Terima Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui penyaluran Bantuan Pangan (Bansos) dari Bulog

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui penyaluran Bantuan Pangan (Bansos) dari Bulog. Di Kelurahan Kedungbadak, sebanyak 1.892 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bantuan untuk tahap alokasi Februari dan Maret 2026.

Kepala Seksi Kemasyarakatan (Kasekemas) Kedungbadak, Tri Nurwandari, menjelaskan bahwa bantuan yang diturunkan kali ini mencakup dua bulan sekaligus. Setiap warga yang terdaftar akan menerima paket pangan yang cukup signifikan untuk memenuhi kebutuhan harian.

“Karena ini tahap Februari-Maret, jadi per-KPM mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Rinciannya per bulan itu 10 kilo beras dan 2 liter minyak,” ujar Tri saat ditemui di lokasi.

Baca Juga : Gagal Gasak Motor, Pelaku Curanmor di Parung Babak Belur Diamankan Warga

Untuk mengambil bantuan tersebut, warga diwajibkan membawa dokumen asli berupa Kartu Keluarga (KK) dan KTP. Tri menegaskan bahwa bantuan ini ditujukan bagi warga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan masuk dalam kategori desil 1 hingga 4.

Menariknya, mekanisme pengambilan dibuat fleksibel namun tetap terkontrol. Jika penerima berhalangan hadir, bantuan dapat diwakilkan oleh orang lain meskipun berbeda Kartu Keluarga, dengan catatan masih merupakan warga Kedungbadak dan memenuhi kriteria pendataan.

“Bisa diwakilkan yang beda KK, yang penting masih warga Kedungbadak dan termasuk di DTKS,” tambahnya.

Baca Juga : Setahun Mandek Dugaan Pidana Seksual, Praktisi Hukum : Indikasi Persekongkolan Hukum

Sementara itu, warga yang kemungkinan adanya penerima yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili, Tri menjelaskan bahwa pihak Bulog telah menyiapkan langkah antisipasi agar bantuan tidak hangus dan tetap tersalurkan kepada yang membutuhkan.

“Kalau ada yang wafat atau pindah, bisa digantikan. Bulog sudah memberikan data cadangan, jadi diambil dari data tersebut. Orangnya sudah ada karena otomatis dari Kemensos yang masuk desil 1 sampai 4,” jelasnya.

Terkait ketersediaan minyak goreng yang belakangan ini dikabarkan langka di pasaran, Tri memastikan bahwa stok untuk bantuan pangan ini sudah aman dan tersedia sesuai jumlah penerima, yakni 1.892 paket. Minyak goreng tersebut didistribusikan dalam kemasan 2 literan.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga Kedungbadak, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga pangan di pasar.(Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *