Rekam24.com, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa solidaritas sosial merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan pekerjaan rumah (PR) di daerah, khususnya di Kota Bogor. Hal ini disampaikannya saat menghadiri momen yang juga bertepatan dengan semangat Hari Raya Kurban.
Bima Arya menyetujui pernyataan Walikota Bogor terkait pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, agenda besar pemerintah seperti menekan angka kemiskinan dan memperbaiki kesenjangan ekonomi hanya bisa dituntaskan jika semua pihak bergerak bersama.
“Seperti saya mengamininya disampaikan Pak Walikota, momentum untuk terus menguatkan model perusahaan di Kota Bogor yaitu solidaritas sosial. Jadi, saat ini kita punya banyak target, banyak agenda, banyak PR, banyak tugas, dan modal utama lagi-lagi adalah solidaritas sosial. Menekan angka kemiskinan, memperbaiki rasio gini, ini simbolnya adalah di situ,” ujar Bima Arya.
Baca Juga : Gelar Audiensi dengan DPRD, Alisa Khadijah ICMI Bekasi Perkuat Sinergi Ekonomi Muslimah
Selain aspek sosial, Mantan Walikota Bogor dua periode ini juga menyoroti esensi spiritual dari ibadah kurban. Ia berharap nilai-nilai pengorbanan dan ketaatan tersebut dapat diimplementasikan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pejabat negara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.
“Yang kedua ya mudah-mudahan ini kan semangat kurban ini kan adalah semangat mengutamakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kalau semua pejabat negara, ASN, semangatnya selalu semangat berkurban, menomorsatukan perintah Allah, maka insyaallah Allah mudahkan untuk bisa beribadah. Ya. Makasih,” pungkasnya.









