Semangat Kartini di Era Digital, Nunur Nurhasdian Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Nunur Nurhasdian, menilai bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan dinamika zaman yang semakin berkembang.

Rekam24.com, Bogor – Peringatan Hari Kartini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan peran perempuan dalam pembangunan di berbagai sektor kehidupan.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Nunur Nurhasdian, menilai bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dan disesuaikan dengan dinamika zaman yang semakin berkembang.

Menurutnya, Hari Kartini tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan, melainkan sebagai pengingat akan perjuangan panjang perempuan dalam memperoleh kesetaraan, terutama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

“Semangat Kartini harus menjadi inspirasi bagi perempuan untuk terus berdaya, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam berbagai sektor kehidupan,” ujar Nunur, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga : Mengenal Andien, Sosok Kartini Lapangan yang Menjaga Asrinya Taman Heulang Bogor

Ia menilai, perempuan masa kini memiliki peluang yang jauh lebih terbuka dibandingkan masa lalu. Namun demikian, berbagai tantangan seperti ketimpangan akses, stereotip, hingga diskriminasi masih menjadi hambatan yang perlu diatasi bersama.

Lebih lanjut, Nunur menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ruang yang aman, inklusif, serta memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkembang.

“Dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar perempuan dapat mengoptimalkan potensinya tanpa hambatan diskriminatif,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis perempuan dalam membangun keluarga yang berkualitas. Menurutnya, keluarga yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera.

Baca Juga : Tegaskan Penertiban PKL di Jalan Heulang, Pemkot Bogor Incar Pemutusan Sambungan Listrik Ilegal

“Perempuan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang unggul. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan harus terus didorong,” tuturnya.

Dalam menghadapi era digital, Nunur menyebut perempuan dituntut untuk lebih adaptif dan kreatif. Ia menilai kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi kunci agar perempuan dapat bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas.

“Perempuan hari ini bukan hanya pelengkap, tetapi juga penggerak perubahan. Semangat Kartini harus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia,” tegasnya.

Dengan momentum Hari Kartini, ia berharap perempuan, khususnya di Kabupaten Bogor, semakin percaya diri untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan serta berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *