Pakai Kaos BNN dan Bawa “Pistol”, Dua Pemuda di Cileungsi Ternyata Positif Narkoba

Seorang petugas kepolisian dari Polsek Cileungsi duduk di meja sambil memeriksa barang bukti berupa senjata tajam dan beberapa unit ponsel yang diduga hasil kejahatan, di ruang pemeriksaan dengan latar belakang logo Humas Polsek Cileungsi.
Anggota Polsek Cileungsi tengah memeriksa sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus kejahatan, berupa beberapa unit ponsel dan senjata tajam, di ruang penyidikan. Barang bukti tersebut diduga terkait aksi kriminal yang terjadi di wilayah hukum Cileungsi.

Rekam24.com, Bogor – Warga Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, sempat dibuat geger dengan keberadaan dua pemuda berinisial H dan H yang mengenakan kaos bertuliskan “BNN” (Badan Narkotika Nasional) serta membawa benda menyerupai senjata api. Gerak-gerik mencurigakan keduanya menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama terkait potensi penyalahgunaan atribut lembaga resmi.

Menanggapi laporan masyarakat, Kapolsek Cileungsi Kompol Edison bersama Kanit Intel AKP Purwanta, dan sejumlah anggota segera melakukan penyelidikan dan mendatangi tempat tinggal kedua pemuda tersebut yang berada di sebuah kontrakan di wilayah setempat. Penggerebekan dilakukan pada Rabu siang (2/7/2025).

Bacaan Lainnya

Saat penggerebekan berlangsung, polisi mendapati kedua pemuda tengah menenggak minuman keras. Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu kaos abu-abu bertuliskan BNN serta sebuah benda yang menyerupai senjata api. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, senjata tersebut ternyata hanyalah korek api berbentuk pistol.

Baca Juga: Konter HP di Cileungsi Digerebek, Diduga Jadi Tempat Penjualan Obat Terlarang

Kedua pemuda itu langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Cileungsi untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urin. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya positif menggunakan narkotika jenis sabu. Kepada petugas, mereka mengaku membeli kaos BNN melalui toko online dan membawa pistol mainan hanya untuk bergaya.

“Tidak ditemukan indikasi bahwa keduanya terlibat dalam tindak kejahatan. Namun karena positif narkoba, keduanya akan dibina dan menjalani proses rehabilitasi oleh pihak keluarga,” jelas Kompol Edison.

Polisi turut mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan atribut milik institusi resmi secara sembarangan, karena hal tersebut dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *