Antisipasi Dampak ‘Climate Disaster’, Pemkot Bogor Fokus Penguatan Kapasitas Personel dan Kesadaran Lingkungan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini meningkatkan kewaspadaan menyikapi fenomena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bogor akhir-akhir ini.

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini meningkatkan kewaspadaan menyikapi fenomena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bogor akhir-akhir ini.

Fenomena yang disebut sebagai El Nino Godzilla dan pergeseran dari sekadar perubahan iklim menjadi bencana iklim (climate disaster) menuntut langkah antisipasi yang lebih serius.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Bogor. Dedie A. Rachim menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Baca Juga : Stok Minyakita Langka, Dinkukmdagin Kota Bogor dan Bulog Guyur Pasar Kebon Kembang

Langkah konkret yang dilakukan adalah memperkuat kapasitas personel di lapangan, terutama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan.

“Tadi pagi saya sudah apel dengan Damkar dan penyelamatan. Perlu diketahui, ada sekitar 1.000 jenis kejadian di Kota Bogor setiap tahunnya. Salah satu fokus kami adalah penguatan kapasitas personel, baik BPBD maupun Damkar, agar lebih sigap dalam menangani berbagai situasi,” ujar Dedie. Senin (20/4/26).

Terkait permasalahan banjir lintasan yang kerap melanda, Dedie menyoroti faktor utama penyebabnya, yakni perilaku membuang sampah sembarangan yang menyumbat aliran air.

Baca Juga : Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tidak hanya bertumpu pada intervensi fisik, melainkan juga kesadaran kolektif masyarakat.

“Sebagai manusia yang berakal budi, mari kita jangan membuang sampah sembarangan lagi. Cintai, lestarikan, dan jaga alam. Jika kita menjaga alam, Insya Allah alam akan menjaga kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkot Bogor berencana akan segera menindaklanjuti isu cuaca ekstrem ini dalam rapat pimpinan (rapim) yang dijadwalkan berlangsung dalam minggu ini.

Baca Juga : Usmulyadi: Dugaan Proposal Fiktif di PWI Kalbar Alarm Keras bagi Integritas Pers

Rapat tersebut akan secara khusus membahas langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang drastis di wilayah Kota Bogor.

“Salah satu bahan bahasan utama dalam rapin nanti adalah bagaimana mengantisipasi perubahan iklim yang drastis ini agar dampak bencana di Kota Bogor dapat diminimalisir,” pungkasnya. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *